Archive for the ‘Drabble’ Category

Title : Let it Flow (Side Story_Bukan Pilihan Hatimu)

Author : Vikey

Cast : Lee Jinki

Support : Lee Taemin, Kim Hyuna, Shin Yunso (just ask).

Genre : AU, Romance, Family, sad.

Rate : G

Type : Ficlet.

Length : 1100 words.

Foreword : ceritanya lagi buka arsip lama, pengen lanjutin UD. Eh malah nemu tulisan gaje jamannya lagi ngegalau pas SMA, dan bim salabim. Setelah dirombak, Jadilah Fict Aneh begini. Nih, kalau ilham lagi baik pasti nulis FF lgsg kelar. Tp kalau ilham lagi ngambek ya gak bisa ngelanjutin, contohnya UD Sm NE..heheehe

Happy Reading ya!!! J 😛

  (lebih…)

Title : Bukan Untuk Sembarang Hati

Author : Vikeykyulov

Cast : Kim Kibum & Kim Hyuna

Support : Taemin, Onew, Minho, Jonghyun, Do, Kai, Donghae, Dongwoon.

Title : Bukan Sembarang hati

Genre : Drabble, Fluff.

 

 

***
Hatiku. .
Kan Kuberikan pada seseorang. .
Yang kuyakini kan menjadi belahan Jiwa. .
Penyempurna hidup. .
hanya Untuknya. .
Bukan sembarang Hati . .

***

“Ini sudah kesekian kalinya Noona menolak ungkapan cinta seorang namja.” Teriak Taemin, menatap gadis berambut panjang yang tengah asyik menikmati coklatnya. Seorang yeoja bernama Kim Hyuna.

“Memangnya Namja seperti apa yang eonni inginkan sih?” timpal Chaerin, pasangan Taemin yang mempunyai kepribadian mirip. Manja itulah mereka.

“Sebenarnya aku tidak mempunyai kriteria khusus sih.” jawab Hyuna cuek.

“Ish. . Mengesalkan! Kukira yang seperti apa sampai noona menolak seorang Choi Minho.” geram Taemin lagi, sangat menghawatirkan nasib single sang noona.

“Kemarin Choi Minho, sebelumnya Song Dongwoon, waktu itu Jang Wooyoung, sebelumnya lagi Lee Donghae.” sambar Chaerin lagi.

“Apa yang kurang dari mereka, tampan? Iya! Keren? Iya! Kaya? Iya! Noona bener-benar mengesalkan.” lagi, Taemin berdecak kesal. Merampas coklat batangan dari tangan Hyuna dan memasukkan kemulutnya sendiri.

“Taemin, Chaerin. Aku tidak mencari yang tampan, keren ataupun kaya. Bagiku, yang penting dia bisa mendebarkan detak jantungku, memberiku rasa aman dan nyaman. Karena cintaku bukan untuk sembarang hati.”

***

dug. .

Dug. .

Dug. .

Jantung Hyuna berdetak dengan irama yang bertalu, matanya tak bisa beralih saat menatap satu sosok yang berjalan dari kejauhan.

“Hai Hyuna babo!!” sapa seorang namja, membuat Hyuna salah tingkah untuk sejenak.

“Apa. . Kau yang babo! Jangan lihat-lihta nanti kau naksir lagi padaku, tuan Kim Kibum.” sembur Hyuna.

“Yah. . Selalu seperti itu. Kim Hyuna dan Kim Kibum. Double Kim yang tak pernah akur.” ujar salah satu teman Kibum yang bernama Onew.

“Yah begitulah hyung. . ” sahut Kibum santai, melirik Hyuna dan mengejeknya yang tentu saja dibalas ejekan oleh si gadis. Seantero Kyunghee University juga tahu, bahwa Kim Kibum dan Kim Hyuna adalah rival dalam segala bidang bahkan sejak mereka masih Senior high school.

“Noona. . . Ini kau dapat surat lagi.” tiba-tiba Taemin menginterupsi. Menyerehkan amplop berwarna biru kepada Hyuna.

“Dari siapa lagi kali ini Tae. . Huh, noonamu itu sungguh tenar.” Tanya pria berwajah dino yang tadi berjalan bersama Kibum dan Onew.

“tentu saja noonaku ini sangat tenar, lihat siapa sepupunya.” Taemin membanggakan diri.

“Do Kyungsso?” desisi Hyuna tak percaya.

“Bukankah dia itu angkatanmu Tae? Si D.O kan?” tanya Hyuna lagi, membuka sampul amplop dan mulai membacanya.

“Daebak!! Setelah Choi Minho sekarang D.O, noonaku sungguh terkenal. Ayolah noona, diterima ya? Ya?” Pinta Taemin seraya beraegyo.

“Maksudmu aku harus berpacaran dengan namja yang lebih muda, brondong?” Hyuna menaikkan alisnya, menatap Taemin dengan ekspresi -oh, itu sungguh menggelikan- khas dirinya.

“Ayolah noona, sampai kapan kau akan menjomblo terus, atau kau mau pacaran denganku saja.” goda Taemin, merangkul pinggang Hyuna dengan sengaja.

“Hish. . Anak kecil mencoba merayu.” sindir Kibum dengan wajah yang terlihat aneh.

“Apa. .jangan bilang Kibum hyung cemburu?” ejek Taemin lagi.

Greb!!

Sebuah tarikan mampu membut Hyuna terlepas dari pelukan Taemin, membuat semua orang menatap Kibum tak percaya saat pria tampan itu membawa Hyuna ke tengah lapangan.

“Dengarkan semuanya!! Terutama untuk semua namja yang merasa tertarik dengan yeoja disampingku ini. Dengan tegas kukatakan bahwa Kim Hyuna adalah tunangan Kim Kibum.”

“Ya. . Kii. . Apa yang kau lakukan?” teriak Hyuna kaget. Serentak semua mata memperhatikan 2kim itu. Menatap Kibum tak percaya saat namja bermarga Kim itu memeluk Hyuna dan mencium keningnya. Bagaimana mungkin tom and Jerry bersatu seperti ini.

“Seperti yang kalian lihat sebenarnya, kami sudah menjalin hubungan sejak 5 tahun yang lalu, saat kami masih duduk di kelas awal senior high school.” sambung Key lagi.

Satu. .

Dua. .

Tiga. .

“Andwae. . .”

“Tidak mungkin. .”

“Ini pasti hanya candaan mereka.” terdengar teriakan tak percaya baik dari namja maupun yeoja yang selama ini mengincar Kibum dan Hyuna.

“Hah. . Mati aku.” pasrah Hyuna saat Taemin, Onew dan Jonghyun mendatangi keduanya.

“Noona. . Kau harus menjelaskan pada kami. Benar apa yang dikatakan Kibum hyung?” todong Taemin sedikit kesal.

“Benar Tae. . Aku dan Kibum sudah berpacaran jauh sebelum kalian debut di SHINee.” jawab Hyuna sambil menatap Taemin seolah minta maaf.

“Chukkae. . Chukkae noona. . Akhirnya noonaku tak lagi jomblo. Kim Jong-in. . Kau kalah taruhan denganku.” tiba-tiba Taemin berteriak histeris dan berlari kearah Kai yang berdiri bersama D.O, yang ternyata pria manis itu tengah patah hati melihat Kibum dan Hyuna bersama.

“Lee Taemin!!!” teriak Hyuna kesal. Tak menyangka bahwa sang adik ternyata bertaruh atas dirinya.

“Jadi. . Bisa jelaskan sebenarnya?” tagih Jonghyun pada Kibum.

“Karena hanya dia yang bisa membuat jantungku berdetak tak berirama. Karena bukan untuk sembarang hati, hanya untuknya!” urai Key seraya memeluk bahu Hyuna.

The End_

 

 

Title : Forever – SS501 (2Kim memory’s)

Genre : Songfict

Note : Lagi baca FF 2Kim moment sambil dengerin lagu Forever SS501, tiba-tiba pengen bikin songfict. Mianhe klo jadi aneh, ini percobaan pertamaku,,hehe

 

Forever – SS501

Keudaen anayo cheo eum

gwadeon sunganbuto

Keudaeron geol aljyo nunape

gireul hamkke Georeoyo

Kim Hyuna,, saat pertamakali melihatnya lebih dari limabelas tahun yang lalu. Sejak saat itu, aku percaya bahwa dia takdirku. Bahwa kami akan berjalan beriringan mengarungi hidup kami bersama dalam sebuah tautan indah bernama cinta.

Areumdaun naluriape pyeol chyeoitjyo

Hari-hari yang kami lalui bersama, begitu terasa indah. Bahkan mungkin hari yang berat sekalipun yang telah kujalani, akan terasa ringan saat menatap mata beningnya, hanya dengan melihat senyumnya semua hal yang kuhadapi menjadi begitu indah.

I Wanna be With You my Love

Haneularae Yaksokhaeyo

Keudaereul Jikyeo julkkeyo

Yeongwondorok

Sudah kuukir janjiku dibawah langit biru. Bahwa aku akan melindungimu selamanya. Tak peduli bahwa aku harus mempertaruhkan nyawaku sekalipun. Aku tahu, kau mungkin aku mengernyit mendengar semua ucapanku kali ini, tapi biarlah, biarlah sekali ini saja, aku menjadi pria yang romantis. Kau segalanya bagiku, bahwa keinginanku untuk selalu bersamamu begitu kuat, seperti sebuah kebutuhan untuk menghirup nafas bagi paru-paruku. Lihatlah aku Kim Hyuna,, sekali ini saja. Nae Jongmal Boghosippoyo.

I Wanna be Love You Forever

Boinayo iroen nae maeum

Nae gyeote sum eul swieoyo

Yeongwondorok keudael

Saranghaeyo. Saranghaeyo

Bisakah kau melihatku saat ini, hanya mampu terpuruk dalam kesedihanku saat menatap binar fotomu. Aku ingin bersamamu selamanya, Kim Hyuna. Kau sudah sering mendengarnya dari bibirku, bahkan kau bisa melihatnya dari dalam hatiku. Jeball, bertahanlah disisiku, kata itu ingin kuucapkan padamu. Namun, kini semuanya hanya tertelan sia-sia. Sampai kapan kau akan menghindar dari, menjauh dari kehidupanku. Kim Hyuna,, aku mencintaimu selamanya, kau bilang tak pernah meragukan perasaanku. Aku mencintaimu, selamanya.

Algo itanayo Geudae naege haengbokingeol

Gobaekhalkeyo nae sarang

Keudae oenje kkajina

nae gyeone isseoyo

Tanpa pernah kuucapkan sekalipun, semua orangpun tahu bahwa kau adalah kebahagiaan terbesarku. Tak perlu bulan-bintang dan seisi dunia untuk membuatku bahagia, hanya cukup dirimu disampingku. Semua hal yang pernah kuungkapkan, tak pernah sebanding dengan besarnya rasa cintaku padamu. Kau tak pernah tahu, betapa aku ingin menahanmu. “Please be my side” namun, semuanya kembali tertahan, tak sanggup kuucapkan. Hyuna~ya,, dimana kau sekarang??

Eoddeon siryeoni Ondahaedo

Urisarang euro igyeonaeyo

begitu banyak hal yang merintangi jalan kita untuk bertahan. Menghadang cinta kita untuk terus bertahan. Lelahkah kau berjuang bersamaku, hingga kau memilih pergi dariku. Nae gidari yoeja thats you,, kau dengar itu. Aku takkan pernah lelah menunggumu kembali. Tak akan pernah.

Yeongwondorok Nal baranbwayo

Yeongwondorok nal anajwoyo

Yeongwondorok nam saranghaeyo

Uri Haengbokhadorok

Yeongwondorok keudaeman bomyoe (Yeongwonhi)

Kim Hyuna, bolehkah aku memohon padamu. Memohon agar kau mau berjanji padaku, bahwa kau hanya boleh melihatku, selamanya hanya aku dimatamu. Selamanya menungguku, menunggu aku datang menemukanmu. Walau itu harus memakan ratusan tahun, karena aku yakin akan segera menenukanmu. Tetap simpan cintamu dan hatimu hanya untukku. Kau dengar itu? Hanya untukku namjamu, Kim Kibum. Selalu percaya pada perasaan kita masing-masing, seperti aku selalu percaya padamu, pada cintamu dan yakinlah kita akan bahagia untuk selamanya.

Untuk pertamakalinya dalam hidupku, aku berdo’a dengan khidmat. Memohon kebahagiaan kita. Tak peduli seperti apa jalannya, kita pasti dan harus bahagia bersama. Kim Hyuna, nan Keuriwo, jongmal boghosippo.

I hope thats our loves will be happy.

Lets create by ourselves

Beautiful days

I Love you

Eternity.

***

“Klekk”lampu kamar menyala. Jonghyun yang baru kembali dari jadwal personalnya, mendapati Key tengah tertidur diatas meja disamping laptop yang menyala. Tanpa sengaja dia melihat sebuah tulisan dilayar ms word. Bahkan dia bisa melihat jejak air mata yang masih membekas dipipi lembut namja itu. Jonghyun tahu, bahwa Key berusaha menyembunyikan kesedihannya, menyembunyikan dari semua member lainnya. Kesedihan semenjak kepergian Hyuna entah kemana.

“Kim Hyuna,, kembalilah,,”desah Jonghyun. Bukan hanya Key yang merindukanmu, kami semua merindukanmu.

Title : Letter Of Love
Author : Gue
Cast : 2Kim (Pairing ababil paling gaje)
Genre : Drabble, romance, sinetron, galau(??)

All story of Key Pov

Aku seorang yang sedang mencari cinta. Setiap bangun dipagi hari, aku selalu memulai hari dengan bertanya apakah hari ini akan kutemukan cinta?

Lalu aku meninggalkan rumah dengan harapan membungbung tinggi. Mencari-cari disekeliling, berharap menemukan dia seseorang yang akan menjadi belahan jiwaku nantinya, berharap pangeranku tengah menanti disuatu tempat. Atau dia yang menemukanku disini.

Terkadang aku memandang dari balik jendela. Sambil terus bertanya, kapankah saat itu akan tiba untukku?

Ketika hari telah berakhir dan aku harus kembali kerumahku yang sepi tanpa kutemukan apa yang kucari, aku mendesah, sambil berusaha menahan kekecewaan yang melanda, ku hibur hatiku dan berkata : “Bukan hari ini, Mungkin besok!”.

—-Kim Hyuna—

lagi, kutemukan sebuah surat dengan isi tulisan dan penulis yang sama didepan jalan masuk menuju gerbang apartementku. Kim Hyuna? Seperti apa rupanya. Kenapa dia menulis surat-surat ini dan meletakkannya sembarang. Ini adalah surat ke sepuluh yang kupungut saat aku berangkat kekantor. Aku suka tulisannya, meski terkesan dia kesepian, namun ungkapannya begitu puitis. Hah, sunggu membuat orang penasaran.

***

Sepi dan selalu sendiri, hanya berteman dengan keheningan sunyi. Mengapa hidupku terasa begitu hampa, terkungkung dalam dimensi yang kubangun sendiri. Membatasi langkahku dalam gerak ruang dan waktu. Cepatlah datang pangeranku, sambut dan bawalah aku dalam duniamu, menanggalkan jubah kesepian yang berbalut kerinduan. Tetap setia menunggumu, hingga sampai batasku.

—Kim Hyuna—

kenapa semakin galau tulisan ini. Ah, entahlah tiba-tiba aku ingin membalas isi suratnya.

***

Dalam keheningan malam, mencoba menyapa sang bulan. Dan bertanya dimana dirimu gerangan. Hanya seorang pengembara ditengah dahaga cinta. Mencoba mengutarakan rasa. Tetaplah bertahan dan kuatkan jiwa, hingga kita mampu bersua. Kini penantianmu tak lagi sia-sia. Ketika saat itu tiba, sambutlah aku dengan senyummu, kita akan bertemu tak lama lagi. Dariku, pangeran yang kau tunggu.

—-Kim Kibum—-

***

sudah dua hari ini, tak ada surat yang kuterima. Setelah memberanikan diri membalas pesan milik secret yoeja itu. Apa dia marah? Tapi kenapa? Karena aku lancang telah membalasnya. Huh,, Molla. Molla. Semakin membenamkan wajahku dalam tumpukan bantal.

“Drtt.. Drtt..”

ponselku berdering.

“Yoeboseyo,. Umma. Ne,, sehat umma.”

“Ah, aku tak ingin dijodohkan umma. Shirroe!”

perjodohan, yang benar saja. Ini sudah abad modern, kenapa masih ada juga acara perjodohan segala. Seolah aku ini namja yang tidak laku saja.

“Baik. . 2 hari lagi aku akan membawa yoeja chinguku, agar umma percaya.”

huh, gila! Apa aku harus menggunakan pacar sewaan agar umma percaya.

***

Engkau yang berkenan menyambut harapanku. Memberikan asa ditengah putus asa. Saat aku lelah untuk menunggumu, kini aku mulai percaya bahwa kita ditakdirkan untuk bersama. Kupercayakan hatiku untukmu pangeranku, datanglah padaku dan peluk tubuhku dalam hangat dekapan cintamu.

—Kim Hyuna—

Ps. 4578 sky diving, itu nomor apartementku.

Huh, sungguh sulit dipercaya. Saat kupikir gadis itu marah padaku, ternyata pagi ini surat itu datang lagi. Tergelatak ditempat yang sama. Hanya sampulnya saja yang berbeda. Berwarna pink cerah, secerah hatiku saat ini. Dan yang lebih menggembirakan, dia memberikan alamat tinggalnya. Langsung kusambar jaket dan kunci mobil, melesat secepat mungkin.

***

“Kim Hyuna!”sapaku ramah, melihatnya tersenyum saat aku berdiri didepan pintu apartement megah miliknya. Melihat wajahnya, membuatku degeun-degeun. Huh, sepertinya aku memang sudah jatuh cinta.

“Kim Kibum. .”balasnya.

***

“Omma, appa. Aku pulang.”kembali kerumah besar ini. Menggandeng tangan Hyuna dengan mesra. Tak bisa kujelaskan dengan kata-kata, hanya dalam satu kali pertemuan kami yakin bahwa kami memang ditakdirkan untuk bersama.

“Kibum. . “panggil Umma dengan antusias.

“Omoenim. .”aku mendengar Hyuna menggumam terkejut.

“Hyuna sayang!”sapa umma dengan lembut.

“Jadi. . Kau setuju dengan perjodohan yang umma tawarkan eoh?”umma menatapku penuh selidik.

“Mwo. .”

“Dia gadis yang akan umma jodohkan denganmu.”jawab umma singkat.

“Jadi. .”tanya appa.

“Yah. Aku setuju.”

Finn